Friday, 16 September 2016

Resensi Buku
Bonsai
“Hikayat Satu Keluarga Cina Benteng”

Judul                           : Bonsai “Hikayat Satu Keluarga Cina Benteng”
Pengarang                   : Pralampita Lembahta
Penerbit                       : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit                 : 2011
Jumlah halaman           : 520 halaman
Tempat terbit               : Jln. Palmerah Barat 29-37, Jakarta
Lebar buku                  : 13.5 cm


            Novel bejudul Bonsai “Hikayat Satu Keluarga Cina Benteng” yang ditulis oleh Pralampita Lembahta novel ini dikisahkan tentang hikayat seseoraang/keluarga cina benteng yang bernama Boenarman dalam lima generasi dalam rentang 100 tahun. Hikayat keluarga yang hancur lebur karena letusan Gunung Krakatau dan berhasil bangkit kembali diantara ombak besar perubahan jaman di indonesia.

            Bonsai yang pertamakali ditanam dapat juga dikatakan sebegai perintis perawat bonsai ini adalah seseorang yang bernama Boenarman, dia  merintis merawat bonsai dengan banyak rintangan, namun setelah berhasil ia memberi nama bonsai itu, yaitu adalah Hinoki. Boenarman memiliki cucu yang bernama Meily, yang amat sayang terhadap Hinoki. Pepatah mengatakan buah jatu tidak jauh dari pohonnya, begitu juga Meily, ia mempunyai cucu yang bernama Feily. Feily yan telah menunjukan kegandrungan pada pohon kayu yang di kerdilkan itu dan berkata "rasanya makin hatiku bahwa hatiku bahwa engkaulah yang akan mewarisi bonsai hinoki. Pada saat kelak akan kuungkapkan rahasia yang menyertai pohon kerdil itu sepanjang satu abad.".

            Dalam novel ini ada nilai-nilai kehidupan yang di sampaikan di novel ini seperti mengejar pendidikan,hemat,kerja keras, dan kesetiaan. Diluar itu mempunyai sifat yang bagus sebagai contoh penjaga amanat yang baik. Namun buku ini mempunyai sisi yang kurang  didalam penyampaian bahasa terdapat struktur kata yang kurang mudah dipahami pembaca jika pembaca tidak teliti, penggambaran geografis tempat kejadian itu terjadi seperti Sungai Cisadane,Pasar-pasar, dan ruangan-ruangan.

Sebaiknya di gambarkan lebih detail, maka kita akan mendapatkan kesan yang lebih mendalam tentang kisah kehidupan Cina Benteng di dalam novel ini. Terutama dalam pemilihan kata yang mudah dipahami ataupun tempat geografis sebagai pengarang lebih memperhatikan hal tersebut agar novel ini dapat menjadi lebih baik lagi.

maaf resemsi dari novel ini mungkin belum sempruna dan banyak kesalahan, terimakasih informasi yang membantu saya untuk menyelesaikan novel ini.

No comments:

Post a Comment