arti dari " quake victims play waiting game "
Ribuan korban gempa sempit tempat penampungan sementara di Manokwari pada Senin karena gempa susulan terus batu daerah sehari setelah dua gempa kuat diratakan ratusan bangunan dan menewaskan empat orang.
"Untuk saat ini, ada 14.000 pengungsi," kata Gubernur Papua Barat Abraham Atururi, menambahkan bahwa 17 kamp telah diatur untuk para pengungsi di ibukota provinsi Manokwari.
Nasional Penanggulangan Bencana Badan mengatakan gempa telah menewaskan dua orang, melukai 35 orang lain dan merusak ratusan bangunan.
Sebagai bantuan mulai berdatangan Senin, ratusan gempa susulan terus mainan kota pesisir yang telah terkena 7.6- dan 7.5-magnitude gempa Minggu pagi, memotong kekuasaan dan memicu peringatan tsunami singkat.
Atururi mengatakan seorang gadis 10 tahun tewas dalam gempa.
Ratusan pemerintah dan swasta bangunan juga rusak, serta tujuh jembatan, dua di antaranya ambruk, katanya.
Kantor Jayapura Meteorologi dan Geofisika (BMG) mengatakan Papua Barat telah terkena 842 gempa susulan selama 29 jam setelah gempa pertama, termasuk 54 gempa susulan yang kuat semua dinilai lebih dari 5 pada skala Richter.
"Ini terus gemetar," kata juru bicara Papua BMG Mujahidin.
Pengungsi didirikan tenda di sepanjang jalan dekat rumah mereka meskipun pusat-pusat pengungsian terdekat.
"Kami akan tinggal di tenda-tenda sampai pemerintah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan kondisi aman," La Atin, 45, seorang pengungsi dari desa Wirsi, mengatakan kepada The Jakarta Post.
Atin dan 10 keluarga lainnya dari Wirsi mengatakan mereka lebih suka untuk terus hidup di tenda-tenda yang didirikan di sepanjang jalan karena mereka takut gempa susulan dan tsunami akan menyerang.
"Selama gempa pada tahun 1996, rumah kita tersapu oleh gelombang pasang. Air pada satu titik naik, mendorong kita untuk mencari perlindungan di tempat yang lebih tinggi, "kata Atin, yang rumahnya terletak di dekat pantai.
Dia meninggalkan untuk tempat tinggal dengan keluarganya dan barang-barang mereka, termasuk kasur, tikar, kompor dan nasi.
"Kami belum menerima bantuan kemanusiaan dari pemerintah tetapi kita masih bisa makan karena kami membawa beras dari rumah," kata Ria, istri Atin ini.
Berikut gempa susulan Senin yang mengguncang kota Manokwari, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikirim ke wilayah empat menteri dipersenjatai dengan bantuan uang tunai dan perlengkapan. Para menteri Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal untuk Papua Barat.
Para menteri membawa dengan mereka Rp 1 miliar (US $ 93.023) dalam bentuk tunai, 600 ton beras, obat-obatan, ambulans dan mobil untuk membawa pengungsi ke tempat penampungan.
Bachtiar meminta korban yang belum menerima bantuan untuk tetap bersabar, menambahkan ada terbatasnya jumlah pekerja bantuan di wilayah tersebut.
Dia mengatakan akan mengirimkan tim ke Papua Barat untuk survei dan membangun kembali rumah yang rusak.
Bangunan runtuh oleh gempa, termasuk tiga lantai Mutiara Hotel, yang tertutup dengan pita polisi dan dijaga oleh tentara.
No comments:
Post a Comment